Membagi Tampilan Posting Berdasarkan Kategori pada Halaman Utama Blogspot


Salah satu karakteristik sebuah blog adalah cara menampilkan posting. Contohnya saja Blogspot, setiap posting baru yang kita tulis akan ditampilkan secara berurutan berdasarkan tanggal pembuatan posting. Posting yang baru akan muncul paling atas. Alhasil, semua posting dari semua kategori atau label akan bercampur pada halaman utama website.

Bagaimana caranya agar posting-posting tersebut terbagi berdasarkan label atau kategori tertentu? Sebagai contoh, klik contoh pembagian kategori di sini. Pada contoh tersebut, posting-posting yang termasuk ke dalam kategori "Curhat" hanya akan muncul pada bagian "Curhat". Sementara posting-posting yang termasuk kategori "CSS Tutorial" hanya akan muncul pada bagian "CSS Tutorials", bukan pada bagian "Curhat" atau lainnya.

Cara membuat tampilan seperti contoh tersebut adalah cukup dengan memanfaatkan Gadget Feed yang disediakan oleh Blogspot. Langkah-langkahnya:
  1. Login pada Blogspot Anda. Kemudian klik link "Rancangan". Anda akan masuk ke halaman "Rancangan". Pilih submenu "Elemen Halaman".
  2. Klik link "Tambah Gadget" pada bagian dimana Anda ingin menampilkan kelompok kategori atau label posting Anda.
  3. Akan muncul window untuk memilih gadget baru. Cari dan pilihkan gadget Feed.
  4. Masukkanlah alamat feed kategori seperti berikut ini:
    http://USERNAME_BLOG_ANDA.blogspot.com/feeds/posts/default/-/NAMA_LABEL_POSTING
  5. Gantilah "USERNAME_BLOG_ANDA" dengan username blog milik Anda. Kemudian ganti "NAMA_LABEL_POSTING" dengan nama label atau kategori yang ingin Anda tampilkan. Contohnya:
    http://tutorial-website.blogspot.com/feeds/posts/default/-/Curhat
    Bentuk lengkapnya akan seperti ini:
  6. Jika berhasil memanggil feed, maka tampilannya akan menjadi seperti berikut:
    Gantilah judul dengan nama kategori yang ingin Anda tampilkan. Kemudian silahkan atur bagian-bagian lain seperlunya. Setelah itu klik tombol Simpan.
  7. Hal yang perlu diperhatikan adalah penulisan "NAMA_LABEL_POSTING". Tuliskan sesuai dengan karakter aslinya. Jika ada spasi, gantikan spasi dengan "%20". Contoh, jika kita ingin menampilkan posting dari kategori "CSS Tutorials", maka alamat feed-nya adalah:
    http://tutorial-website.blogspot.com/feeds/posts/default/-/CSS%20Tutorials
  8. Hebatnya lagi, Anda bisa menampilkan posting-posting dari blog Anda yang lain. Cukup mengganti alamat feed tersebut.
  9. Jangan lupa Simpan perubahan template setelah melakukan langkah-langkah diatas.
Read more

Membuat Website E-Commerce Lebih SEO Friendly



Website E-Commerce atau kita biasa mengenal dengan istilah situs belanja online, adalah website yang berfungsi untuk menjual & menawarkan produk secara online (umumnya berupa barang). Website jenis ini memiliki pangsa pasar beragam dan kalangan konsumen yang unik (sesuai dengan produk yang ditawarkan), dan umumnya sangat loyal. Konsumen yang senang berbelanja di website e-commerce memiliki alasan beragam, mulai dari karena website memiliki shopping cart yang indah & menarik bagi pengunjung, menawarkan banyak pilihan produk, hingga memiliki menu pencarian yang membantu dalam menelusuri semua produk yang ditawarkan dan dijual. Bagian yang terbaik dari website e-commerce adalah tools-tools pendukungnya yang terus berkembang dan memudahkan proses transaksi jual-beli.
Untuk website e-commerce yang cukup besar, sangat penting sekali memperhatikan pengembangan website agar lebih SEO Friendly. Hal ini akan membantu website e-commerce “lebih terlihat” sehingga orang akan mulai menyadari akan eksistensinya. Oleh sebab itu, pengembangan Website yang SEO Friendly sangat dianjurkan untuk memberikan dampak positif & nilai lebih dari website itu sendiri. Lalu, Bagaimana membuat website e-commerce agar lebih SEO Friendly?
Hal ini membutuhkan analisa & optimasi yang intensif. Proses dipersiapkan dengan baik di semua lini yang tepat untuk memastikan bahwa website hanya memproses & memberikan informasi yang diperlukan saja. Link harus dibangun dengan baik di sekeliling website dan mengaitkannya sebagai satu kesatuan sebanyak mungkin. Konten harus ditulis dengan kepadatan kata kunci yang sesuai dan dipublikasikan dengan benar. Tag harus dibuat di mana-mana didalam halaman yang memang penting untuk ditandai.
Website juga harus dirancang dengan cara yang sangat efisien untuk meningkatkan daya tarik calon pembeli. Pelajari semua faktor yang mengarah ke website-website e-commerce dengan ranking tinggi. Website anda akan menjadi website yang optimal dalam waktu singkat dan mungkin dapat membantu anda untuk membuka peluang-peluang bisnis baru.
Banyak pekerjaan juga bisa dilakukan pada situs-situs jejaring sosial. Media jejaring sosial (Social Network) telah memberikan banyak kesempatan untuk optimasi website. Forum yang tersedia didalamnya memastikan peluang tersebut dapat diidentifikasi dengan mudah oleh pengguna akhir. Karakteristik media jejaring sosial menawarkan banyak lingkup website yang terus berkembang, namun dengan cara-cara yang efektif akan memastikan bahwa promosi yang dilakukan pada media jejaring sosial tidak akan sia-sia. Hal ini dapat membantu website e-commerce yang dibangun mampu mengadaptasi perkembangan media jejaring sosial, sehingga integrasi & penyebaran informasi dari website e-commerce ke situs-situs jejaring sosial sesuai dengan target yang ingin dicapai.
Jadi, segera pertimbangkan untuk menganalisa & mengoptimalkan website e-commerce Anda agar lebih SEO Friendly, jadikan website tersebut terhubung dengan situs-situs jejaring sosial, lakukan promosi dengan baik, dan bisnis Anda akan menghasilkan nilai jauh lebih tinggi dari yang bisa anda bayangkan.
Read more

Cara Membuat Tab Menu Dengan Banyak Style


Kali ini kita akan membahas cara membuat tab menu pada website khususnya pada Blogspot. Hal ini cukup menarik karena Blogspot tidak menyediakan menu-menu pada halaman blog sehingga kita harus membuatnya secara manual baik dengan menggunakan CSS maupun dengan Javascript. Berikut langkah-langkah membuat tab menu pada website:
  1. Copy paste kode CSS berikut pada website Anda. Jika pada Blogspot, copy paste sebelum kode ]]></b:skin> pada template Anda. Jangan lupa membackup terlebih dahulu template Anda supaya bisa dikembalikan jika terjadi kesalahan.

    /* ######### CSS untuk Shade Tabs ######### */

    .shadetabs{
    padding: 3px 0;
    margin-left: 0;
    margin-top: 1px;
    margin-bottom: 0;
    font: bold 12px Verdana;
    list-style-type: none;
    text-align: left; /*set to left, center, or right to align the menu as desired*/
    }

    .shadetabs li{
    display: inline;
    margin: 0;
    }

    .shadetabs li a{
    text-decoration: none;
    position: relative;
    z-index: 1;
    padding: 3px 7px;
    margin-right: 3px;
    border: 1px solid #778;
    color: #2d2b2b;
    background: white url(shade.gif) top left repeat-x;
    }

    .shadetabs li a:visited{
    color: #2d2b2b;
    }

    .shadetabs li a:hover{
    text-decoration: underline;
    color: #2d2b2b;
    }

    .shadetabs li a.selected{ /*selected main tab style */
    position: relative;
    top: 1px;
    }

    .shadetabs li a.selected{ /*selected main tab style */
    background-image: url(shadeactive.gif);
    border-bottom-color: white;
    }

    .shadetabs li a.selected:hover{ /*selected main tab style */
    text-decoration: none;
    }

    .tabcontent{
    display:none;
    }

    @media print {
    .tabcontent {
    display:block !important;
    }
    }

    /* ######### CSS untuk Inverted Modern Bricks II Tabs ######### */

    .modernbricksmenu2{
    padding: 0;
    width: 362px;
    border-top: 5px solid #D25A0B; /*Brown color theme*/
    background: transparent;
    voice-family: "\"}\"";
    voice-family: inherit;
    }

    .modernbricksmenu2 ul{
    margin:0;
    margin-left: 10px; /*margin between first menu item and left browser edge*/
    padding: 0;
    list-style: none;
    }

    .modernbricksmenu2 li{
    display: inline;
    margin: 0 2px 0 0;
    padding: 0;
    text-transform:uppercase;
    }

    .modernbricksmenu2 a{
    float: left;
    display: block;
    font: bold 11px Arial;
    color: white;
    text-decoration: none;
    margin: 0 1px 0 0; /*Margin between each menu item*/
    padding: 5px 10px;
    background-color: black; /*Brown color theme*/
    border-top: 1px solid white;
    }

    .modernbricksmenu2 a:hover{
    background-color: #D25A0B; /*Brown color theme*/
    color: white;
    }

    .modernbricksmenu2 a.selected{ /*currently selected tab*/
    background-color: #D25A0B; /*Brown color theme*/
    color: white;
    border-color: #D25A0B; /*Brown color theme*/
    }

    .tabcontent{
    display:none;
    }

    @media print {
    .tabcontent {
    display:block !important;
    }
    }

    /* ######### CSS untuk Indented CSS Tabs ######### */


    .indentmenu{
    font: bold 11px Arial;
    width: 100%; /*leave this value as is in most cases*/
    }

    .indentmenu ul{
    margin: 0;
    padding: 0;
    float: left;
    /* width: 80%; width of menu*/
    border-top: 0px solid navy; /*navy border*/
    background: #e0e0e0 url(htp://h1.ripway.com/sinaga/gambar/indentbg.gif) center center repeat-x;
    }

    .indentmenu ul li{
    display: inline;
    }

    .indentmenu ul li a{
    float: left;
    color: #000000; /*text color*/
    padding: 5px 11px;
    text-decoration: none;
    border-right: 0px solid navy; /*navy divider between menu items*/
    }

    .indentmenu ul li a:visited{
    color: #000000;
    }

    .indentmenu ul li a:hover{
    color: #66B5FF;
    }

    .indentmenu ul li a.selected{
    color: #66B5FF !important;
    padding-top: 6px; /*shift text down 1px*/
    padding-bottom: 4px;
    background: #e0e0e0 url(http://h1.ripway.com/sinaga/gambar/menutabbg.gif) center center repeat-x;
    }


    .tabcontentstyle{ /*style of tab content oontainer*/
    border: none;
    width: 450px;
    margin-bottom: 1em;
    padding: 10px;
    font: normal 11px Arial;
    }

    .tabcontent{
    display:none;
    }

    @media print {
    .tabcontent {
    display:block !important;
    }
    }

  2. Selanjutnya copy paste struktur berikut pada website atau blog Anda sebelum kode </head>:
    <script src='http://h1.ripway.com/sinaga/blogspot/tabcontent.js' type='text/javascript'>script>
  3. Masukkan struktur tab menu berikut pada bagian dimana Anda ingin menampilkan tab menu pada website atau blog Anda:
    <div id="pettabs" class="modernbricksmenu2">
    <ul>
    <li><a href="#" class="selected" rel="dog1">Tab 1</a></li>
    <li><a href="#" rel="dog2">Tab 2</a></li>
    <li><a href="http://www.banditbatak.com" title="Klik untuk masuk ke situs BanditBatak.Com">Bandit Batak</a></li>
    </ul>
    </div>

    <div style="padding: 5px; margin-bottom:1em">

    <div id="dog1" style="font-size:11px; padding:5px;" class="tabcontent">
    <img style="float:left;" src="http://h1.ripway.com/sinaga/gambar/bannerits.jpg"/>ITS diisukan menjadi kampus BHP. Siapkah mahasiswa ITS menghadapinya?Menolak atau menerima?<br/>
    <i><a href="javascript: mypets.expandit('akhir')">Klik untuk memilih tab akhir</a></i>
    </div>

    <div id="dog2" style="font-size:11px; padding:5px;" class="tabcontent">
    Isi Tab 2
    </div>

    <script type="text/javascript">
    var mypets=new ddtabcontent("pettabs")
    mypets.setpersist(false)
    mypets.setselectedClassTarget("link")
    mypets.init()
    </script></div>
  4. Silahkan ganti tulisan "Tab 1", "Tab 2", dst dengan nama-nama tab menu yang Anda inginkan.
  5. Coba perhatikan struktur Tab 1:
    <li><a href="#" class="selected" rel="dog1">Tab 1</a></li>
    class="selected", artinya adalah tab tersebut menjadi tab yang terbuka pertama kali.
    rel="dog1", artinya tab tersebut dihubungankan dengan "dog1".
    Adapun "dog1" didefenisikan sebagai isi dari Tab 1. Perhatikan struktur yang berwarna orange. Kita memberi atribut ID pada struktur div (kotak) sebagai "dog1". Artinya, isi dari div (kotak) tersebutlah yang akan dihubungkan dengan "Tab 1" dan menjadi isi dari tab tersebut.
  6. Begitu pula dengan "Tab 2". Tab tersebut mempunyai rel="dog2". Sedangkan "dog2" merupakan struktur yang berwarna merah.
  7. Jika kita ingin menambah tab baru, cukup buat struktur yang mirip dengan struktur "Tab 1" atau "Tab 2". Jadi, yang Anda lakukan adalah menambah tab bernama (misalnya)  "Tab 3" sehingga stukturnnya menjadi:
    <div id="pettabs" class="modernbricksmenu2">
    <ul>
    <li><a href="#" class="selected" rel="dog1">Tab 1</a></li>
    <li><a href="#" rel="dog2">Tab 2</a></li>
    <li><a href="#" rel="dog3">Tab 3</a></li>
    <li><a href="http://www.banditbatak.com" title="Klik untuk masuk ke situs BanditBatak.Com">Bandit Batak</a></li>
    </ul>
    </div>
    .......

    Kemudian mendefenisikan "dog3" sebagai is "Tab 3", sehingga struktur lengkapnya menjadi:
    <div id="pettabs" class="modernbricksmenu2">
    <ul>
    <li><a href="#" class="selected" rel="dog1">Tab 1</a></li>
    <li><a href="#" rel="dog2">Tab 2</a></li>
    <li><a href="#" rel="dog3">Tab 3</a></li>
    <li><a href="http://www.banditbatak.com" title="Klik untuk masuk ke situs BanditBatak.Com">Bandit Batak</a></li>
    </ul>
    </div>

    <div style="padding: 5px; margin-bottom:1em">

    <div id="dog1" style="font-size:11px; padding:5px;" class="tabcontent">
    <img style="float:left;" src="http://h1.ripway.com/sinaga/gambar/bannerits.jpg"/>ITS diisukan menjadi kampus BHP. Siapkah mahasiswa ITS menghadapinya?Menolak atau menerima?<br/>
    <i><a href="javascript: mypets.expandit('akhir')">Klik untuk memilih tab akhir</a></i>
    </div>

    <div id="dog2" style="font-size:11px; padding:5px;" class="tabcontent">
    Isi Tab 2
    </div>

    <div id="dog3" style="font-size:11px; padding:5px;" class="tabcontent">
    Isi Tab 3
    </div>


    <script type="text/javascript">
    var mypets=new ddtabcontent("pettabs")
    mypets.setpersist(false)
    mypets.setselectedClassTarget("link")
    mypets.init()
    </script></div>
  8. Coba perhatikan kembali kode CSS yang ada pada langkah 1. Kode tersebut terdiri dari beberapa bagian, yaitu Shade Tabs, Inverted Modern Bricks II Tabs, dan Indented CSS Tabs. Bagian-bagian tersebutlah yang menjadi style atau tipe dari Tab Menu yang bisa Anda ganti-ganti. Untuk menggunakannya cukup ganti bagian yang berwarna merah seperti di bawah ini pada struktur yang Anda copy paste pada langkah 3:
    <div id="pettabs" class="shadetabs">
    <ul>
    <li><a href="#" class="selected" rel="dog1">Tab 1</a></li>
    ......

    Misalkan ingin membuat Tab Menu bergaya Indented, maka ganti menjad:
    <div id="pettabs" class="indentmenu">
    <ul>
    <li><a href="#" class="selected" rel="dog1">Tab 1</a></li>
    ......

    Sesuaikan dengan nama atribut class pada CSS tersebut.
Read more

25 Tutorial Membuat Layout Web Dengan Photoshop


Photoshop adalah software desain web paling populer. Dengan photoshop, sobat bloggebu dapat membuat web desain gambar dan layout web menggunakan photoshop yang kemudian dapat dikonversi ke template HTML / CSS fungsional.



Sebelum bloggebu share cara dan panduan photoshop membuat layout web hasil sendiri bloggebu mau share Koleksi tutorial cara dan teknik membuat gambar layout web menggunakan Photoshop dari beberapa web tutorial berikut yang bisa sobat bloggebu pelajari, silahkan kunjungi web tutorial menggunakan photoshop di bawah ini

1. Tutorial photoshop - Layout web Portofolio
Sebuah langkah demi langkah desain gambar layout web menggunakan photoshop dengan teknik dasar.

2. Tutorial photoshop - Tampilan layout web simple menggunakan Photoshop
Pelajari cara membuat blog layout desain gelap dalam tutorial Photoshop.

3. Tutorial photoshop - Buat layout web Portofolio di Photoshop
Temukan bagaimana menggunakan pola dalam layout website melalui tutorial Photoshop.

4. Cara membuat layout web Desain Portofolio Vibrant di Photoshop
Tutorial Photoshop menggunakan 960 Grid System untuk meletakkan halaman web.

5. Buat Web Layout Fotografi yang Elegan di Photoshop
Ini tutorial sederhana menunjukkan cara bagaimana menerapkan tekstur bakgground dalam desain web sobat.

6. layout web untuk situs Galeri Foto di Photoshop
Belajarlah untuk membuat galeri foto melalui tutorial Photoshop yang sangat mudah.

7. Buat layout web untuk Situs Video Streaming Film
Dalam tutorial Photoshop, sobat bisa menggunakan gaya layer untuk membuat elemen web desain di photoshop.

8. Cara membuat layout web Portofolio ber-Konsep elegan
Pelajari teknik untuk menciptakan desain web elegan di Photoshop melalui tutorial ini.

9. Buat gambar layout web Modern di Photoshop
Tutorial ini akan menunjukkan Anda teknik-teknik desain untuk membuat layout web licin.

10. Buat layout web Desain Sederhana di Photoshop
Dalam tutorial ini, Anda, Äôll belajar banyak teknik seperti bagaimana membuat tombol web.

11. Cara Membuat Desain Grid layout web Sleek
Dari kertas ke Photoshop, belajar bagaimana lay out desain web pada sebuah kotak.

12. Tutorial photoshop - Cara Membuat layout web di Photoshop desain Vintage
Buatlah desain bertema gaya vintage dengan membaca tutorial Photoshop yang ok banget.

13. Buat layout web Portofolio Sederhana dan bersih di Photoshop
Tutorial Photoshop layout web ini sangat cocok untuk situs portofolio serta situs aplikasi web.

14. 3D layout web Portofolio di Photoshop
Sobat dapat menggunakan panduan Photoshop, untuk mempelajari lebih di tutorial desain web ini.

15. Desain Tata Letak E-commerce Colorful di Photoshop
Tutorial ini akan memandu sobat menciptakan sebuah desain halaman toko online dengan mudah.

16. Desain sebuah Situs Portofolio Inovatif Menggunakan Alternatif UI / UX
Tutorial ini berisi tutorial halaman web yang memiliki antarmuka pengguna yang unik.

17. Desain Website App Sleek Handphone
Buat layout web desain sederhana menggunakan teknik dasar Photoshop.

18. Desain Interface  di Adobe Photoshop
Tutorial web yang luar biasa tata letak memiliki PSD ke HTML konversi tindak lanjut.

19. Videographer layout web Portofolio di Photoshop
Dalam tutorial ini, sobat dapat menggunakan Custom Shape Tool untuk membuat pola bakground.

20. Cara Membuat Theme Wordpress di Photoshop
Belajar membuat layout web wordpress sederhana menggunakan Photoshop.

21. Desain layout web Portofolio Bold dan Vibrant
Tutorial layout web menuntun sobat menciptakan sebuah situs portofolio berwarna-warni.

22. Buat Desain Web berpola Elegan di Photoshop
Beberapa hal bbisa sobat pelajari dalam tutorial ini adalah = penciptaan pola Photoshop.

23. Desain Tata Letak Situs web Perusahaan
Pelajari cara menggabungkan stock foto dalam layout web sobat, AOS header di tutorial ini.

24. Cara Membuat Layout Web Bisnis Colorful
Tutorial Photoshop ini akan menunjukkan bagaimana menggabungkan ikon dalam desain web sobat.

25. Desain bertekstur "Coming Soon" layout web di Photoshop
Belajarlah untuk membuat desain web sederhana dengan tekstur yang indah dalam tutorial Photoshop ini
Read more

Cara Membuat Tulisan Berjalan pada Website




Website yang animatif bisa membuat orang menjadi tertarik untuk membukanya. Konten yang animatif biasanya mampu menarik perhatian pengunjung untuk sekedar melihat atau membacanya. Dengan demikian informasi yang kita tulis bisa tersampaikan. Biasanya website animatif dibuat dengan memasukkan flash ke dalam website atau gambar-gambar animasi seperti .gif.
Ada cara lain supaya website kita menjadi lebih animatif, yaitu dengan membuat tulisan berjalan atau bergerak pada halaman website. Tulisan berjalan tersebut biasa disebut sebagai text marquee.

Marquee sebenarnya sebuah tag HTML yang digunakan untuk membuat konten (isi) website menjadi bergerak. Kali ini kita hanya akan belajar membuat teks berjalan saja. Secara sederhana, tag marquee tersebut ditulis dalam bentuk:

<marquee>TEXT HERE</marquee>

Secara otomatis, tulisan “TEXT HERE” yang dibungkus oleh tag marquee tersebut akan bergerak pada website kita.
Agar tulisan berjalan yang kita buat tersebut lebih menarik, kita bisa lakukan pengaturan terhadap beberapa atribut tag marquee. Atribut-atribut yang dimaksud diantaranya:

  1. Behavior , yaitu atribut untuk mengatur perilaku tulisan. Nilainya adalah:
    • Scroll : teks/tulisan akan berjalan berulang kali. Makdusnya adalah setelah berjalan 1 kali, maka akan muncul kembali untuk berjalan lagi.
    • Slide : teks/tulisan akan berjalan hanya 1 kali. Setelah itu berhenti.
    • Alternate : teks/tulisan akan berjalan bolak balik, setelah dari kiri ke kanan kemudian berbalik dari kanan ke kiri (atau sebaliknya).
    Contoh :
    <marquee behavior="alternate">TEXT HERE</marquee>
    Maka hasilnya menjadi:
    TEXT HERE
  2. Direction, merupakan atribut yang mengatur arah gerak tulisan. Nilainya adalah:
    • Right: agar tulisan berjalan ke kanan
    • Left: agar tulisan berjalan ke kiri
    • Down: agar tulisan berjalan ke bawah
    • Up: agar tulisan berjalan ke atas.
    Contoh:
    <marquee behavior="scroll" direction="right">TEXT HERE</marquee>
    Maka hasilnya menjadi:
    TEXT HERE
  3. Scrollamount, merupakan atribut yang mengatur kecepatan tulisan berjalan. Nilanya berupa angka. Semakin besar angkanya, maka kecepatannya akan semakin besar pula.
    Contoh :
    <marquee behavior="alternate" direction="right" scrollamount="30">TEXT HERE</marquee>
    Maka hasilnya menjadi:
    TEXT HERE
  4. Onmouseover, merupakan atribut yang mengatur perilaku tulisan jika mouse diletakkan di atasnya. Misalnya kita ingin tulisan akan berhenti jika muse diletakkan diatasnya, maka bentuknya adalah :
    onmouseover="this.stop()"
    Contoh:
    <marquee behavior="alternate" direction="right" scrollamount="30" Onmouseover="this.stop()">TEXT HERE</marquee>
    Maka hasilnya menjadi:
    TEXT HERE
  5. Onmouseout, merupakan atribut yang mengatur perilaku tulisan jika mouse tidak diletakkan di atasnya. Misalnya kita ingin membuat tulisan yang berhenti pada contoh di atas menjadi bergerak kembali, maka bentuknya adalah:
    onmouseout="this.start()"
    Contoh:
    <marquee behavior="alternate" direction="right" scrollamount="30" Onmouseover="this.stop()" onmouseout="this.start()">TEXT HERE</marquee> Maka hasilnya menjadi:
    TEXT HERE
Selain atribut-atribut utama di atas, sebenarnya masih banyak lagi atribut untuk marquee. Pembaca mungkin bisa melihatnya dengan menggunakan Macromedia Dreamweaver. Atribut-atribut untuk tag marquee lainnya bisa berupa atribut tag HTML biasa, sepertu style, width, height, align, dan lain sebagainya.
Contoh:
<marquee behavior="alternate" direction="right" scrollamount="30" bgcolor="#0000FF" width="50%">TEXT HERE</marquee>
Maka hasilnya menjadi:
TEXT HERE
Bookmark and Share
Read more

Cara Membuat Text Sizer untuk Mengubah Ukuran Text Pada Website


Beberapa hari yang lalu saya telah memberikan tutorial website bagaimana membuat Text Sizer untuk mengubah ukuran text atau huruf pada website. Kali ini tutorial yang akan kita bahas bisa dikatakan sama, yaitu membuat text sizer. Namun, kita akan membuat Text Sizer yang dilengkapi dengan tombol Reset. Tombol reset ini berguna untuk mengembalikan ukuran text (font) menjadi ukuran semula, yang tidak ada pada tutorial sebelumnya. Selain itu, Anda juga bisa membuat Text Sizer pada Blogspot dengan menggunakan tutorial ini.
Berikut langkah-langkah membuat text sizer tersebut:
  1. Copy paste kode berikut sebelum tag </head> pada website atau blog Anda.
    <script src="http://nestoriko.googlepages.com/textsizer-reset.js" type='text/javascript'></script>
  2. Copy paste kode berikut pada bagian dimana Anda ingin menempatkan tombol text sizer yang ada tombol reset-nya pada website Anda, misalnya di sidebar, di header, dan sebagainya.
    Untuk Blogspot:


    • Silahkan masuk pada dasbor, kemudian klik link Tata Letak.  
    • Pilih sub tab Elemen Halaman
    • Klik salah satu link Tambah Gadget pada bagian dimana Anda ingin menempatkannya. 
    • Akan muncul window  tambah Gadget. Pilih widget HTML/Javascript, kemudian copy paste kode berikut:
    <script type="text/javascript">
    document.write('<h3>Font-size:</h3>');
    document.write('<a href="#" title="Increase size" onclick="changeFontSize(2); return false;">bigger</a> ');
    document.write('<a href="#" title="Decrease size" onclick="changeFontSize(-2); return false;">smaller</a> ');
    document.write('<a href="#" title="Revert styles to default" onclick="revertStyles(); return false;">reset</a>');
    </script>


  3. Anda bisa mengganti tulisan "bigger", "smaller", "reset" yang berwarna merah dengan tulisan yang Anda inginkan, misalnya  "besar", "kecil", "kembali", dan sebagainya.
Read more

Membuat Web Menggunakan Macromedia Dreamweaver (2)

This item was filled under ,
Kini saatnya kita melanjutkan tutorial web kita yang membahas cara membuat web dengan menggunakan Macromedia Dreamweaver. Dibagian pertama tutorial berkelanjutan ini kita telah mengenal sekilas mengenai profil Dreamweaver sebagai salah satu software web design. Bahkan pembaca mungkin sudah mencoba mendownload dreamweaver cs4 yang merupakan versi terbaru saat posting ini saya rilis. Oke deh, saya asumsikan pembaca sudah mendownload dan sudah menginstal dreamweaver baik itu yang asli dan sudah di-purchase, trial, maupun yang versi tak asli yang serial number-nya didapat dari crack-crack-an, kayak saya ini :D. Atau kalau belum menginstal juga tidak masalah kok. Dreamweaver tidak membuat kita pintar, tapi kita yang membuat dreamweaver menjadi pintar. Gimana caranya? Dibagian ini kita akan mempelajari dasar-dasar dreamweaver untuk membuat website.
  1. Silahkan jalankan program Dreamweaver jika pembaca telah menginstalnya.
  2. Pada menu utama, pilih File --> New, maka akan muncul tampilan pilihan jenis dokumen baru yang ingin kita buat. Maksudnya adalah kita memilih apakah ingin membuat halaman web basic (statis), web dinamis (biasanya untuk web berbasis database), halaman template, dan lain-lain. Setiap kategori terdiri dari beberapa jenis dokumen. Menurut saya jenis ini dibedakan berdasarkan bahasa dan fungsi yang akan digunakan untuk halaman website yang akan kita buat. Karena saat ini kita mencoba belajar yang dasar terlebih dahulu, maka silahkan pilih kategori Basic Page dan jenisnya HTML.
  3. Tampilan layar desain Dreamweaver terdiri dari 3 jenis, yaitu code, split, dan design.
    Layar Code berfungsi sebagai tempat kita membuat halaman web dengan mengetik bahasa pemograman secara langsung. Artinya, layar inilah yang menampilkan struktur bahasa pemograman web yang dipakai pada halaman web yang sedang kita buat. Pada bagian design, kita membuat website dengan menggunakan menu-menu yang tersedia, misalnya menu menambahkan gambar, membuat tabel, mengatur tampilan tulisan, dan lain-lain. Kita tidak perlu mengetik bahasa pemograman halaman web yang kita buat karena secara otomatis, setiap kita menambahkan sebuah elemen, maka dreamweaver akan menerjemaahkannya kedalam kalimat-kalimat bahasa pemograman yang kita gunakan. Inilah keunggulan dreamweaver dibanding notepad, frontpage, dan mungkin yang lainnya. Karena pada dreamweaver sudah tersedia menu-menu yang siap pakai untuk mendesain halaman web. Selain itu, interface-nya juga sangat bagus dan mudah digunakan. Bagian split berguna untuk membagi halaman kerja dreamweaver menjadi 2, separuh untuk menampilkan layar code, dan separuh lagi menampilkan layar design. Hal ini berguna jika kita ingin mendesain halaman melalui layar design namun ingin melihat perubahan kode bahasa webnya, dan juga sebaliknya. Jika pembaca masuk ke layar Code, Anda akan melihat struktur HTML seperti yang pernah saya tunjukkan pada postingan yang ini. Sebagai contoh struktur:

    <title>Untitled Document</title>
    dimana struktur tersebut berfungsi untuk mendefenisikan judul halaman web kita yang akan muncul di title bar browser.
  4. Dibagian kiri atas dibawah menu File, terdapat menu dropdown yang terdiri dari beberapa pilihan. Pilihan ini berguna untuk memilih menu-menu desain yang akan kita gunakan. Misalnya kita ingin menambah gambar, maka pilih Common, maka disebelah kanannya akan muncul menu-menu bergambar yang bisa kita gunakan, salah satunya untuk memasukkan gambar ke halaman website.
  5. Coba pembaca masuk ke layar Design seperti yang saya jelaskan pada poin 3. Setelah memilih bagian tersebut, dibagian bawah pembaca akan melihat bagian Properties. Bagian ini berfungsi untuk mengatur tampilan dari elemen-elemen yang kita tambahkan kedalam halaman web yang kita buat. Menu-menu Properties ini hanya terlihat jika kita bekerja pada layar Design.
  6. Dibagian samping, terdapat pula bagian yang bernama Panel. Salah satu fungsi panel ini adalah untuk mengatur file-file web yang telah kita buat.
  7. Dibagian atas tepatnya disamping menu pilihan layar, ada kotak isian bernama Title. Bagian berfungsi untuk memberikan judul halaman web yang sedang kita buat yang akan muncul pada title bar browser.
    Fungsi ini sama seperti yang dijelaskan pada poin 3 diatas mengenai tag title. Coba pembaca ganti tulisan yang ada di kotak tersebut menjadi misalnya "Tutorial Website Dengan Dreamweaver". Setelah itu, kembali ke layar code dan lihat perubahan yang terjadi pada bagian tag <title>.
Read more

Archive